Resume Materi Kuliah WhatsApp Grup Rumah Main Anak
Judul Materi: Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-6 Tahun
Hari/Tanggal: Jumat/25 Maret 2015
Pemateri: Juditha Elfaj
Peresume: Asrining Tyas H
Perkembangan motorik adalah proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. Pada dasarnya, perkembangan ini berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otot anak. Sehingga, setiap gerakan sesederhana apapun merupakan hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dan sistem dalam tubuh yang dikontrol oleh otak. Perkembangan kemampuan motorik merupakan perkembangan pengendalian gerakan jasmani yang terkoordinasi antar pusat syaraf, urat syaraf dan otot. Perkembangan motorik meliputi motorik kasar dan motorik halus. Keterampilan motorik kasar yaitu gerakan yang dihasilkan dari kemampuan untuk mengontrol otot-otot besar, contohnya adalah berjalan, berlari, melompat, berguling. Keterampilan motorik halus yaitu gerakan terbatas dari bagian-bagian yang meliputi otot kecil, terutama di bagian jari-jari tangan, contohnya adalah menulis, menggambar, memegang, sesuatu dengan ibu jari dan telunjuk. Nah, pada kesempatan kali ini kita bahas perkembangan motorik kasarnya dulu ya ibu2 kece..
πKarakteristik
Anak usia 4-6 tahun berada pada tahap perkembangan early childhood atau masa kanak-kanak awal yang secara teori dimulai dari usia 3 tahun (Papalia, Olds,& Feldman, 2004).
Berkaitan dengan perkembangan fisik, pada periode ini anak sangat aktif melakukan berbagai aktivitas. Tentu saja hal ini sangat baik utk mengembangkan otot-otot kecil maupun besar. Bentuk permainan yang dilakukan masih bersifat individu, bukan permainan sosial. Walaupun aktifitas bermain dilakukan anak secara bersama.
Adapun detail poin tahapan perkembangan motorik kasar pada periode ini bisa disimak pada file perkembangan anak.
πFaktor yang mempengaruhi perkembangan motorik anak
☆ kematangan (kesiapan fungsi2 fisik maupun psikis utk melakukan aktivitas tanpa stimulus, spt duduk, berjalan, bicara, dll)
☆ kondisi fisik (bentuk tubuh, kecepatan pertumbuhan, dll)
☆ Nutrisi
☆ kesempatan untuk belajar dan berlatih
☆ motivasi anak untuk belajar dan berlatih
☆ bimbingan orangtua
πBagaimana meningkatkan keterampilan motorik anak?
☆ Beri kesempatan kepada anak untuk bermain yang dapat melatih penguasaan keterampilan motorik kasar dan motorik halusnya. Suasana ‘berlatih’ harus menyenangkan. Usahakan agar pengalaman bergerak ini juga memasukkan unsur eksplorasi dan aktivitas pemecahan masalah sehingga anak termotivasi untuk kreatif.
☆ Sediakan peralatan dan lingkungan yang memungkinkan anak melatih keterampilan motoriknya.
☆ Perkenalkan dan latihlah anak dengan sebanyak mungkin jenis keterampilan motorik. Semakin banyak jenis ketrampilan yang diberikan akan semakin baik bagi perkembangan motoriknya.
☆ Tidak membedakan perlakuan antara anak laki- laki dengan perempuan, karena kemampuan dan ketertarikan anak terhadap aktivitas motorik pd periode ini adalah sama.
☆ Jangan menekankan pada kekuatan dan kecepatan, tetapi perhatikan gerakan dan postur tubuh yang benar dalam melakukan aktivitas motorik tersebut.
☆ Bersabar, karena berkembangnya suatu keterampilan motorik jg tergantung waktu dan keinginan anak untuk menguasai.
☆ Hindari membandingkan kemampuan motorik anak dengan anak lain yang seusia dengannya. Setiap anak adalah unik dan istimewa :)
πππππππππ
Tanya Jawab:
1⃣ Selamat pagi mam. Maaf kalau saya ingin menarik garis besar dr bahasan kemarin. Pelatihan motorik ini berhubungan langsung dgn otak atau utk mengasah keterampilan?
Maaf bila pertanyaannya terlambat setelah bbrp hari bahasan utk level usia.
Nidia/Anindya 2,5 thn/Bogor/RMA7
Jawab:
Halo Bunda Nidia. Sebenarnya, setiap perkembangan anakberlangsung dalam proses yang holistik, atau menyeluruh sehingga satu dengan lainnya saling berkaitan, tidak berpisah-pisah. Perkembangan fisik seseorang meliputi 4 aspek:
1. Sistem syaraf, yg mempengaruhi kecerdasan dan emosi
2. Otot2, yg mempengaruhi perkembangan kekuatan dan kemampuan motorik
3. Kelenjar endokrin, yg menyebabkan pola-pola tingkah laku baru.
4. Struktur tubuh, yg meliputi tinggi, berat, dan proporsi.
Perkembangan motorik ini sendiri sangat dipengaruhi oleh organ otak. Otaklah yg 'menyuruh' setiap gerakan yg dilakukan anak. Sehingga, semakin matang perkembangan sistem syaraf otak seorang anak akan memungkinkan semakin berkembangnya krmampuan motorik anak. Begitupun sebaliknya. Semoga membantu ya, Mba..
Oia, perkembangan motorik anak juga dapat mengasah keterampilan, Mba. Misalnya, menstimulasi motorik halus anak dengan bermain playdough, menyemprot, merobek kertas, dll yg dapat menguatkan otot2 jari akan bermanfaat untuk persiapan keterempilan menulisnya kelak. Semoga bisa dipahamibya, Mba..✅
2⃣ Kan ada pernyataan kalau tidak usah membedakan antara perempuan dan laki2 dlm hal ketertarikan trhadap motorik kasar, apa misalnya memanjat2 yg aktivitas laki2 itu dibolehkan saja anak perempuan melakukannya? Apa aturan yg bagus utk bedakan antara laki2 dan perempuan biar si anak perempuan tidak menjadi tomboi?
Ulfah / Bangkinang Riau / Faiz 3y2m, Afiqah 9 m / RMA7
Jawab:
Hai, Mba Ulfah..
Betul, kegiatan memanjat sebenarnya merupakan kegiatan yg netral ya Mba. Boleh dilakukan oleh anak laki-laki maupun perempuan. Hal ini disebabkan, memanjat juga merupakan milestone perkembangan motorik kasar setiap anak, baik laki2 ataupun perempuan. Anak perempuan yg senang memanjat tidak berarti tomboi, Mba. Saya pribadi saat SD dulu senaaang sekali memanjat pohon dan naik ke genteng rumah π
namun nyatanya saya ga tomboi π Agar anak perempuan tidak tomboi ada baiknya Bunda memberikan ragam permainan yg memunculkan fitrah perempuannya, seperti bermain masak-masakkan, bermain boneka, bermain rumah-rumahan. Juga tentu saja dengan memakaikan pakaian untuk anak perempuan, seperti rok, jilbab, dsb. Boleh juga dgn menambah asesoris seperti bando, pita, cincin, dll seperlunya. Yang terpenting adalah menguatkan identitas anak mengenai jenis kelaminnya. "Adik anak perempuan, perempuan itu seperti Bunda, Nenek, dll. Perempuan itu lembut (bukan berarti lembek), santun, gesit, cerdas, dll (silakan diisi dengan nilai2 yg ingin ditanamkan). Semoga membantu ya, bun ✅
3⃣ Saya punya keponakan usia 6y. Bagaimana untuk menstimulasi motorik kasar anak kidal? Oh ya, kemarin Tes IQ hasilnya 130an.
Yang mau saya tanyakan sejauh mana pengaruh IQ terhadap tumbuh kembang anak?
Dwi / depok / 3y / RMA 5
Jawab:
Halo Bunda Dwi. Untuk menstimulasi motorik kasar anak kidal bisa dengan tetap memprioritaskan preferensi tangannya. Misal, saat menangkap bola tidak mengapa jika anak menangkapnya dgn tangan kiri. Begitu pula jika menendang bola, dll. Jika memang anak merasa nyaman dengan menggunakan tangan kiri dan sulit melakukannya dgn tangan kanan, tidak mengapa Mba. Hal yg perlu diperhatikan ialah makan dan bersalaman. Dalam hal ini usahakan anak tetao dibiasakan dan dilatih menggunakan tangan kanan agar tidak bertolak dr agama, nilai dan nirma yg ada.
Terkait IQ, menurut Stephen R. Covey, IQ adalah kecerdasan manusia yang berhubungan dengan mentalitas, yaitu kecerdasan untuk menganalisis, berfikir, menentukan kausalitas, berfikir abstak, bahasa, visualisasi, dan memahami sesuatu. IQ adalah alat kita untuk melakukan sesuatu letaknya di otak bagian korteks manusia. Kemampuan ini pada awalnya dipandang sebagai penentu keberhasilan sesorang. Namun pada perkembangan terakhir IQ tidak lagi digunakan sebagai acuan paling mendasar dalam menentukan keberhasilan manusia. Hal ini disebabkan adanya kecerdasan lain yg juga dibutuhkan oleh manusia, yaitu EQ dan SQ. Daniel Golman mengeluarkan konsepsi EQ sebagai jawaban atas ketidak puasan manusia jika dirinya hanya dipandang dalam struktur mentalitas saja. Konsep EQ memberikan ruang terhadap dimensi lain dalam diri manusia yang unik yaitu emosional. Komponen utama dari kecerdasan sosial ini adalah kesadaran diri, motivasi pribadi, pengaturan diri, empati dan keahlian sosial. letak dari kecerdasan emosional ini adalah pada sistem limbik. Kecerdasan yg paling penting ialah kecerdasan spiritual (SQ). Kecerdasan spiritual mampu mengoptimalkan kerja kecerdasan yang lain. Individu yang mempunyai kebermaknaan (SQ) yang tinggi, mampu menyandarkan jiwa sepenuhnya berdasarkan makna yang ia peroleh, dari sana ketenangan hati akan muncul. Menurut Stephen Covey, '"SQ merupakan kunci utama kesadaran dan dapat membimbing kecerdasan lainnya”. ✅
4⃣ Assalamualaikum. Anak saya usia 4th 6bln. Sejak kecil anaknya aktif, tetapi tidak suka memanjat, naik2, seperti mudah takut saat naik2. sukanya lari2 saja. Sekarang anaknya terlihat kesulitan melompat dgn satu kaki..permasalahan lainnya..anak saya kesulitan melipat jari2 tangannya selain jempol dan telunjuk (berhitung dengan jari membuat jumlah 2..3..4.. agak sulit)..
Selama ini saya beri stimulasi dan berlatih..tetapi masih kesulitan. Apakah hal ini wajar bun? Fisiknya sangat bagus..badannya sekal dan kuat.. saat ini saja sudah bisa berjalan kurleb 3km.. Suka outbond dgn papahnya..
Terimakasih..
Ayu / Semarang /4th 6bln / RMA5
Jawab:
Wa'alaikumsalam mba Ayu yg baik. Untuk anak usia 4-5 tahun motorik kasar yg bisa dikembangkan ialah:
-melompat dan berlari dengan terkoordinasi
-menangkap sesuatu (misal: bola) secara tepat
-menendang & melempar sesuatu secara terarah
-bergelayut/menggantung
-berjalan di papan keseimbangan
-berguling ke depan
-berdiri di atas satu kaki
Jika anak kesulitan melompat dengan satu kaki, juga tidak suka memanjat, bisa distimulasi dengan kegiatan gerakan koordinasi tangan-kaki, seperti merangkak, senam tangan kanan ke kaki kiri dan sebaliknya. Juga aktivitas2 yg dapat menguatkan otot2 kakinya, seperti: melompat, berkari, mengayuh sepeda, dll.
Untuk menguatkan otot-otot jemari si kecil agar lebih luwes saat berhitung dengan jari bisa dilakukan dengan bermain playdough, menjepit kertas dan baju, menyemprot, menumbuk sesuatu, menangkap bola, dll.
5⃣ Untuk usia > 4 tahun ini apakah ada daftar skill motorik tertentu yang wajib dikuasai anak? Mungkin ada banyak, maksud saya yang patut diprioritaskan.
Winda / Bogor / 4th / RMA6
Jawab:
Halo Mba Winda, utk anak usia 4-5 tahun motorik kasar yg bisa dikembangkan ialah:
-melompat dan berlari dengan terkoordinasi
-menangkap sesuatu (misal: bola) secara tepat
-menendang & melempar sesuatu secara terarah
-bergelayut/menggantung
-berjalan di papan keseimbangan
-berguling ke depan
-berdiri di atas satu kaki
Semangat ✊π½(Sarah)
Semoga membantu ya, Bun ✅
πππππππππ
Follow us :
Instagram : @rumahmainanak
Fanpage Facebook : Rumah Main Anak
Website: www.rumahmainanak.org
No comments:
Post a Comment